”Kuliyah adalah pembodohan, membuang
waktu untuk bercanda ria yang tak ada gunanya”. Aku berada pada suasana yang
tak ku suka, namun harus ku jalani demi mengisi absensi, bukankah itu
menyebalkan?.
Aku berjala menuju kelas, tapi kenyataanya
bukan belajar. Bagiku kelas adalah tempat untuk sekedar mengisi absensi belaka,
tak jarang di kelas aku hanya tidur atau paling tidak mencoret coet kertas
kosong. Dulu aku dan cita citaku sangat menggelorakan semangat belajar, namun
entah kenapa setelah tiba di kelas, se akan akan di penjara oleh waktu untuk
senang-senang bersama setan.
Aku bertannya pada diriku seediri. “lebih
dekat mana aku dengan tuhan ataukah setan?”, “ untuk saat ini mungkin lebih
condong dekat pada setan”. Waktuku telah
di kuasai rasa malas, semangat ku telah di lumpuhkan oleh angan-angan, mataku
telah di butakan oleh pena, dan aku tuli karna nyanyian tak bernada oleh teman kuliyah
yang mempresentasikan makalahnya.






0 komentar:
Posting Komentar