FORMULIR PESERTA
|
NAMA
LENGKAP
|
MUHAMMAD
SHOFWAN ZAIM
|
|
ALAMAT
LENGKAP
|
RT 4
RW 2 PANOHAN GUNEM REMBANG
|
|
PROFESI
|
MAHASISWA
AKIDAH dan FILSAFAT UIN WALISONGO SEMARANG
|
|
TEMPAT
TANGGAL LAHIR
|
REMBAG
10 OKTOBER 1993
|
|
UMUR
|
22
TAHUN
|
|
PENGALAMAN
ORAGANISASI
|
-OSIS MA NU LASEM
-IPNU PAC GUNEM
-KOORDINATOR ANGKATAN 2013 KELOMPOK STUDY MAHASIWA WALISONGO
-ANGGOTA LEMBAGA PERS IDEA
-KETUA DEPARTEMEN KAJIAN DAN WACANA PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM
INDONESIA RAYON USHULUDDIN KOMISARIAT WALISONGO
-PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN AKIDAH dan FILSAFAT
-KOMISI
C BIDANG ADVOKASI SENAT MAHASISWA FAKULTAS USHULUDDIN
-PENGKADERAN
KELUARGA MAHASISWA REMBANG di SEMARANG
|
|
RIWAYAT
PENDIDIKAN
|
-TK PERTIWI DEMAAN GUNEM REMBANG
-SDN DEMAAN GUNEM REMBANG
-MTs AR ROHMAN 2 KEMADU SULANG REMBANG
-MA NU LASEM REMBANG
-MAHASISWA AKIDAH dan FILSAFAT UIN WALISONGO SEMARANG
-PONDOK PESANTREN ALHAMDULILLAH KEMADU SULANG REMBANG
-PONDOK PESANTREN AL FAKHRIYAH LASEM REMBANG
|
|
NOMOR
HP
|
085740715120
|
|
EMAIL
|
|
|
ALAMAT
SOSIAL MEDIA
|
facebook: Muhammad Shofwan Zaim
twitter
: @zaulma
|
|
HOBI
|
MENGGAMBAR
MENULIS
DISKUSI
|
|
STATUS
PERNIKAHAN
|
-
|
|
DAERAH
PILIHAN
|
-Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau
-Kabupaten
Jayawijaya, Papua
-Kabupaten Sorong, Papua Barat
|
PENDAPAT DAN IMPIANMU TENTANG
PENDIDIKAN INDONESIA :
,Pendapat saya mengenai pendidikan di Indonesia saat ini
belum merata, masih banyak daerah terluar dan pedalaman Indonesia belum
mendapatkan akses pendidikan dengan baik. Akibatnya, tingkat pengalaman dan
ilmu pengetahuan anak-anak di masing-masing daerah berbeda.
Misalnya
saja, pendidikan di daerah Semarang tempatku tinggal saat ini yang tergolong
kota metropolitan, sangat berbeda dengan pendidikan yang ada di kampung
halamanku di Rembang. Di Semarang, kita akan sangat mudah dalam urusan
mencari ilmu, mulai dari TK sampai Perguruan Tinggi ada semua.
Fasilitas
pendidikan juga begitu, sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar
sangat berbeda antara di desa sama kota. Kita ambil contoh yang
sederhana, misalnya saja buku. Di kota banyak toko buku besar yang menampung
banyak ilmu pengetahuan, sedang di desa tidak ada sama sekali toko buku.
Kegiatan
belajar di desa hanya mengandalkan buku dari sekolahan, meskipun sekarang
internet sudah masuk ke pelosok desa, namun saya rasa kegunaan internet masih
sebatas dalam hal kebutuhan media sosial saja belum mampu di gunakan untuk
mendukung proses pembelajaran.
Sebenarnya jikalau
kita mau meneliti, sangat banyak perbedaanya. Contoh di atas hanya mengenai
fasilitas saja, belum ke tenaga pendidik dan lainya. kenapa saya mengambil
contoh di Semarang dan Rembang? karna yang paling saya bisa memahami terkait
kondisi pendidikan saat ini adalah di kota saya sendiri.
Setelah saya
melihat perbedaan yang mencolok antara Kota dan Desa maka saya bisa lebih
membayangkan betapa timpangnya pendidikan antara di Kota sama daerah tertinggal
yang sudah di pilih oleh Ditjen Dikti dalam program #MENYAPA NEGRIKU.
Maka dari itu,
saya sangat mendukung program Ditjen Dikti dalam hal usaha untuk
memperbaiki pendidikan Indonesia. Harapanku, pendidikan di indonesia bisa
merata. semua anak di negri ini mendapatkan akses pendidikan dengan baik.
Setelah semua anak
Indonesia mendapatkan akses pendidikan dengan baik, harapanku sebagai anak yang
merindukan kejayaan negri ini, yaitu bisa meningkatkant status negara
Indonesia yang masih di sebut sebagai Negara berkembang menjadi maju.
JIKA KAMU TERPILIH INPIRASI APA YANG
AKAN KAMU BAGIKAN : Jika saya terpilih, maka saya akan membagikan inspirasi
sesuai bidang saya. Karena saya mahasiswa Akidah dan Filsafat maka inspirasi
yang bisa saya berikan adalah tentang betapa pentingnya pendidikan yang sudah
di ajarkan oleh Nabi dan Rasul juga para Filusuf yang saya kagumi.
Ada beberapa ayat
Al Qur’an dan hadits nabi yang bisa saya sampaikan mengenai kewajibkan
seseorang untuk menuntut ilmu dari lahir sampai ke liang lahat. Saya juga bisa
menyampaikan betapa gigihnya para filusuf dalam hal mencari ilmu sampai
bisa mengubah dunia.
Saya juga akan
menyampaikan perjalanan hidupku sendiri sebagai anak desa yang menuntut ilmu di
kota, juga beberapa kisah inspiratif yang di tulis dalam trilogi novel Andre
Hirata.
CERITAKAN SINGKAT TENTANG PENGALAMAN
ANDA MENGUNJUNGI BERBAGAI DAERAH DI INDONESIA : sebenarnya saya belum banyak
mengunjungi daerah di Indonesia. Hanya ketika organisasi saya mengadakan
advokasi, dan beberapa kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat , Alhamdulillah
saya bisa ikut dan mengambil pelajaran yang berharga.
saya juga pernah menyapa anak-anak SD,
tanya-tanya tentang pelajaran, memberi semangat juga bercanda ria saat ngetrip bersama
teman-teman. Contohnya, ketika saya muncak ke gunung merbabu. Saya
menyempatkan bercanda dengan anak-anak di desa Swanting yang sedang mengadakan
kemah di pos dua pendakian.
Saat di
puncak Sikunir kabupaten Wonosobo juga,
aku mengobrol dengan para petani kentang. Saya menanyakan kepada para petani
kentang mulai dari kondis pertanian, pendidikan, sosial, budaya hinggai
perekonomian di sekitar Dieng.
Hanya sedikit itu yang bisa saya sampaikan, besar harapan saya bisa
ikut program MENYAPA NEGRIKU, supaya bisa ikut berperan membangun
pendidikan di negri tercinta ini dan besar harapan saya bisa mengambil
pelajaran dari beberapa daerah terdalam yang sudah di pilih Ditjen
Dikti.
LAMPIRKAN FOTO ANDA :
|







0 komentar:
Posting Komentar