Warung Kopi Lelet
Sampai saat ini keinginanku untuk mendirikan warung kopi
masih ada, namun rasanya berat untuk merealisasikanya mengingat sulitnya
mendapatkan modal. Aku teringat gagasanku di semester pertama, saat itu aku melihat peluang yang menjanjikan
berbisnis warung kopi. Gagasan tersebut sempat ku tulis, ini:
hari ini aku punya gagasan sekaligus
keinginan mendirikan warung kopi lelet
khas rembang. Saat ini aku berada di semarang tepatnya di daerah ngaliyan. saya belajar di IAIN Walisongo, Fakultas
Ushuluddin jurusan Akidah dan Filsafat.
Nah sekarang aku mau menyampaikan gagasanku untuk mendirikan sebuah
warung kopi khas rembang di semarang.
Latar belakang kenapa saya ingin mendirikan:
1. Saya ingin menyebar luaskan kopi khas rembang, yaitu kopi lelet.
karna saya mencintai kota saya, maka saya ingin memperlihatkan kepada khalayak umum bahwa di Rembang punya kopi khas yaitu Kopi Lelet.
2. Sebagai mahasiswa, aku ingin belajar bisnis kecil-kecilan. Saya rasa mendirikan warung kopi adalah jalan yang cocok mengingat aku juga pecinta kopi.
3. Saya anak desa yang tergolong sebagai keluarga kurang mampu, nah perasaan saya jika saya mampu mendirikan sebuah bisnis keci itu akan membantu perekonomianku.
4. saya melihat di kota besar seperti semarang banyak
kehidupan malam, khususnya sekitar kampus. ap Itu mendorong keyakinaku bahwa
kalo mendirikan warung kopi khas rembang,
akan laku pesat.
5. saya sekarang ber ada di base camp salah satu organisasi exstra kampus yang mempunya basis masa di kampus. Ini juga salah satu juga yang mendorongku.
6. Aku ingin memberi wadah diskusi untuk organisasi saya, agar bisa rutin diskusi dan ada suasana yang menyenangkan.
7.saya lihat di semarang belum banyak kopi khas rembang yang
beredar, kalaupun ada, itu bukan di daerah dekat kontraan saya dan harganya
mahal.
problem:
1. belum ada modal
2. belum dapat tempat
kalo di kos saya , belum tentu di setujui teman, kalaupun sewa tempat, belum tau aturan mainya.
3. belum punya pengalaman
4. mental belum kuat
5. masih sibuk dan beradaptasi pada lingkungan perkuliyahan, maklum mahasiswa baru.
inilah beberapa uraian yang sempat ada dalam fikiranku saat pertamakali menginjakkan kaki di kampus.
problem:
1. belum ada modal
2. belum dapat tempat
kalo di kos saya , belum tentu di setujui teman, kalaupun sewa tempat, belum tau aturan mainya.
3. belum punya pengalaman
4. mental belum kuat
5. masih sibuk dan beradaptasi pada lingkungan perkuliyahan, maklum mahasiswa baru.
inilah beberapa uraian yang sempat ada dalam fikiranku saat pertamakali menginjakkan kaki di kampus.







0 komentar:
Posting Komentar