SAMBEL TOMAT
Nasi
tanpa sambel tomat bagiku bagaikan sayur tanpa garam. Jika anda orang
Indonesia, khususnya orang jawa pasti sudah tidak asing lagi dengan yang
namanya sambel tomat. Apapun lauknya, apapun sayurnya, sambel tomat akan cocok
di sandingkan dengan nasi.
Sambel
tomat terdiri dari berbagai bumbu khas Nusantara, ada tomat pastinya, Lombok,
bawang, brambang, uyah dan gula jika mau menambah manis pada sambal. Dengan bumbu yang mudah di dapat tersebut,
sambel tomat menjadi teman makan nasi di kalangan masyarakat menengah maupun
atas.
Aku yang sejak kecil hidup desa,
dengan kesederhanaan hidangan yang di persiapkan ibu, pastinya sambal tomat
tidak pernah absen. Selain rasanya yang mantap, sambel tomat sudah cocok di
lidah sejak aku kecil. Biyasanya ibuku membuat sambel tomat pada sore hari,
hidangan sederhana tempe goreng dan sambel tomat menjadi pemuas lidah.
Ada beberapa macam cara memasak
sambel tomat, tinggal selera pemasak. Biyasanya ibuku jika merasa capek
badanya, memasak sambel tomat dengan sederhana. Tinggal mengukus tomat, Lombok,
brambang dan bumbu lain pada penanak nasi. Setelah nasinya matang, baru di
ambil lalu taruh di coek langsung uleg. Jadilah sambel tomat yang lezat.
Ibuku juga mengajariku cara lain
memasak sambel tomat. Pertama, goreng Lombok, tomat beserta bumbu lain hingga
tercium aromanya, tapi jangan sampai matang apalagi sampai gosong. Setelah di goreng,
taruh di coek lalu uleg sampai lembut.
Setelah di uleg sampai lembut goreng lagi dengan sedikit minyak goreng.
Wah, jadinya saya jamin maknyoooos.
sambel tomat kini makin moncer ketika di pakai hidangan bersama tempe, lele, ayam ataupun beberapa gorengan lain yang di sediakan warung penyetan. Warung penyetan khas Lamongan kini sudah tersebar di seluruh penjuru Nusantara, bahkan ada beberapa di luar negri.
sambel tomat kini makin moncer ketika di pakai hidangan bersama tempe, lele, ayam ataupun beberapa gorengan lain yang di sediakan warung penyetan. Warung penyetan khas Lamongan kini sudah tersebar di seluruh penjuru Nusantara, bahkan ada beberapa di luar negri.
Walaupun kini aku hidup di kota
metropolitan Semarang, sambel tomat tetap menjadi pilihan makan. Aku terbiyasa,
ketika sore hari memesan tempe penyet di warung penyet samping perumahan BPI
(bumi persada indah) Ngaliyan. Setiap memesan pasti antri panjang, banyak anak
kampus menjadikan masakan penyetan sebagai makanan sore atau malam hari.
Saya melihat, hampir warung
penyetan di setiap kota tak pernah sepi dari pembeli. Itu menunjukkan
bahwasanya memang sambel tomat cocok di lidah masyarakat. Selain harganya bisa
di bilang murah, tapi rasanya wah.
Sambel tomat kini tersedia di
warung sederhana sampai beberapa tempat makan kelas atas. Banyak di kalangan
pebisnis yang tertarik mendirikan warung makan yang menyediakan sambel tomat,
buktinya, setiap kota banyak deretan warung yang menyediakan sambel tomat.
Bagiku sambel tomat adalah teman
makan yang tidak bisa di tinggalkan, selain rasanya menggugah selera sambel
tomat juga saya rasa banya mengandung gizi. Tomat adalah buah yang kaya
manfaatnya bagi tubuh kita, belum lagi
bumbu-bumbu lain. Pastinya akan membuat tubuh kita menjadi segar bugar, karna
kalau kita makan sampai kepedesan tanpa kita sadari akan mencari minum yang segar. Biyasanya kalu
kepedesan carinya minuman yang manis lalu di ahiri minum air putih. Jika kita
banyak mengkonsumsi air putih itu artinya kita menyuplay kebutuhan air putih
dalam tubuh kita.
Bagi orang perokok sepertiku,
sambel tomat juga sangat berguna. Sudah menjadi kebiasaan perokok jika selesai
makan langsung menyalakan rokok untuk di nikmati.. apalagi jika selesai makan
nasi dengan sambel tomat, wah ,,,,, gak kebayang bro,, betapa nikmatnya merokok
dalam keadaan selesai kepedesan. Suer ini, kalau gak perecaya coba Tanya pada
perokok di sekelilingmu.
Sambel tomat, oh sambel tomat…….!







0 komentar:
Posting Komentar