MENULIS
menulis dengan baik adalah satu
impianku. Berawal dari membaca tulisanya Pramoedya Ananta Toer yang “menulis
adalah bekerja untuk keabadian’’ aku mulai berfikir bagaimana hidup ini tidak
sia-sia. Saya rasa ketidak sia-siaan itu salah satunya adalah dengan menulis.
Maka dari itu mulai sekarang aku ingin menulis, menuangkan semua yang ada dalam
fikiran, nalar maupun apa yang di tangkap indera biar semua akan abadi dan
bemanfaat.
Selasa
22 9 2015, pukul 07,42 aku mulai mengetik di netbook seken hasil COD di Tugu
Muda semalam. Sambil mendengarkan musik aku mencoba mengungkapkan apa yang ada
di fikiran. Pertama sudah sejak lama,
keinginan menulisku tersimpan di hati. Tapi aku terlanjur berucap “kalau belom
punya alat untuk menulis, aku tak akan menulis”. Karna ucapan tersebut maka
selama beberapa tahun aku biarkan keinginan menulis itu menguap di dada.
Karna
sejak SMA aku belum pernah kerja yang menghasilkan uang maka hanya sekedar beli
netbook atau laptop pun aku tak mampu. Salah satu usahaku adalah merengek
seperti anak kecil pada orang tua. Eantah sudah beberapa kali aku melakukan
lobi dengan Bapak Ibuku namun tertolak.
Karna sering tertolak pernah sesekali terlintas keinginan untuk kerja
agar bisa beli alat menulis sendiri. Tapi itu gak pernah berhasil.
Walhasil
di bulan September 2015 ini aku berhasil melobi bapakku untuk membelikan
netbook. Syukur alhamdulillah aku
panjatkan pada allah atas rezkinya pada orang tuaku sehingga bisa mewujudkan
apa yang ku inginkan. Sebenarnya aku juga ingin menengok ke belakang, bahwa
pernah saat perayaan tahun baru aku sempat menulis secarik kertas yang isinya
sebuah do’a. salah satu isi do’a tersebut baru terwujud saat ini.






0 komentar:
Posting Komentar