Rabu, 04 November 2015

menulis

MENULIS

menulis dengan baik adalah satu impianku. Berawal dari membaca tulisanya Pramoedya Ananta Toer yang “menulis adalah bekerja untuk keabadian’’ aku mulai berfikir bagaimana hidup ini tidak sia-sia. Saya rasa ketidak sia-siaan itu salah satunya adalah dengan menulis. Maka dari itu mulai sekarang aku ingin menulis, menuangkan semua yang ada dalam fikiran, nalar maupun apa yang di tangkap indera biar semua akan abadi dan bemanfaat.
                Selasa 22 9 2015, pukul 07,42 aku mulai mengetik di netbook seken hasil COD di Tugu Muda semalam. Sambil mendengarkan musik aku mencoba mengungkapkan apa yang ada di fikiran.  Pertama sudah sejak lama, keinginan menulisku tersimpan di hati. Tapi aku terlanjur berucap “kalau belom punya alat untuk menulis, aku tak akan menulis”. Karna ucapan tersebut maka selama beberapa tahun aku biarkan keinginan menulis itu menguap di dada.
                Karna sejak SMA aku belum pernah kerja yang menghasilkan uang maka hanya sekedar beli netbook atau laptop pun aku tak mampu. Salah satu usahaku adalah merengek seperti anak kecil pada orang tua. Eantah sudah beberapa kali aku melakukan lobi dengan Bapak Ibuku namun tertolak.  Karna sering tertolak pernah sesekali terlintas keinginan untuk kerja agar bisa beli alat menulis sendiri. Tapi itu gak pernah berhasil.
                Walhasil di bulan September 2015 ini aku berhasil melobi bapakku untuk membelikan netbook. Syukur alhamdulillah  aku panjatkan pada allah atas rezkinya pada orang tuaku sehingga bisa mewujudkan apa yang ku inginkan. Sebenarnya aku juga ingin menengok ke belakang, bahwa pernah saat perayaan tahun baru aku sempat menulis secarik kertas yang isinya sebuah do’a. salah satu isi do’a tersebut baru terwujud saat ini.
                 

0 komentar:

Posting Komentar