Rabu, 04 November 2015

MISTERI



Misteri

Misteri, semua orang ingin memecahkan misteri dalam hidupnya masing-masing dan setiap orang pasti punya misteri. Akupun begitu, mengejar apa yang ada dalam impianku terasa sangat berat ketika berhadapan dengan misteri.
Banyak yang berkata kalau mati, jodoh, rizki adalah misteri yang di buat tuhan untuk kita. Benarkah demikian? Pertanyaan itupun menjadi misteri untuk aku jawab. Banyak orang berkeluh kesah meratapi nasib di pinggir jalan, itu karna misteri rizkinya belum mampu terungkap. Orang yang berfoya-foya di tempat mewah itu belum bisa menemukan misteri kesadaran hati, begitupun anak yang sibuk berkaca, berusaha tampil sempurna, meski di dunia ini tak ada yang sempurna. Dia ingin memecahkan misteri mengenai siapa jodohnya.
Jodoh memang gampang-sulit untuk di temukan, menjadi pribadi yang riang, ceria kepada semua orang itu sulit bagi beberapa orang yang jarang kumpul dengan banyak teman. Setiap orang ingin mengejar jodohnya kemanapun, bahkan di dalam syair banyak yang mengatakan gunung akan kudaki lautpun kan ku arungi. Itulah ungkapan yang memang pas jikalau manusia memperjuangkan cintanya untuk bersama jodohnya mengarungi hidup di dunia yang sementara ini.
Biarpun memilih jodoh itu sulit, tapi banyak yang menganggap enteng. Buktinya banyak playboy dan playgirl, mereka itu termasuk golongan yang meremehkan jodoh, bahkan jodohnya sendiri di abaikan hanya untuk kesenangan sementara, hanya untuk menikmati hidup di masa muda. Benar sih, hidup adalah pilihan. Tapi se enggaknya kita harus meyakini bahwa jodoh terbaik bagi diri kita haruslah orang yang bersih, tanpa noda cinta palsu sedikitpun dari orang lain. Jika anda meyakini itu, ya harus menghapus pilihan untuk menjadi playgirl maupun playboy.
Cinta, ada gak ya,,, yang tidak percaya dengan cinta? Pastinya ada dong. Buktinya banyak yang berprilaku laiknya binatang. Saling memangsa, membunuh, menerkam dan prilaku yang tidak memanusiakan manusia lainya. Itu sebuah bukti jiakalau memang cinta adalah sebuah anugrah dari tuhan, jadi orang yang tidak mencinta berarti tidak dekat dengan tuhan. Meskipun dia berargumen tentang agama, jika prilakunya tidak mencerminkan manusia pecinta maka dia tidak di sebut mengenal tuhan, apalagi dekat.
Berbicara cinta tak aka nada habisnya, cinta hidup sejak manusia ada bahkan sebelum manusia ada yaitu ketika tuhan menciptakan jagat raya ini, itu atas dasar cinta dan kasih tuhan yang melekat dalam sifat agungnya.

0 komentar:

Posting Komentar