Rabu, 11 November 2015

LO GUA



Seperti anak Jakarta aku mau ganti gaya, LO GUE, LO GUE.
                Untung gue masih hidup, disini gak ada makanan gak adaminuman apalagi uang? Dari pagi sampai pagi lagi yang ada hanya mantengin netbook sama hape. Makan hari kemaren minta temen yang kebetulan banyak makanan. Hari ini aku tak tau mau makan dan minum apa, tapi aku masih yakin pada tuhan yang kuasa. Allah maha kaya, maha member makan hambanya apalagi hambanya yang seperti saya. Walaupun gak bisa sholat lima waktu aku adalah pecinta ilmu pengetahuan untuk membuka tabir kekuasaan tuhan. Penuntut ilmu itu lebih tinggi tingkatanya dari ahli ibadah, meski dalamku menuntut ilmu juga agak malasa-malasan sih, heheh. Gue gitu lhooooo,,,,,,,,hops!
                Ilmu,  bicara tentang ilmu aku teringat masa kecil. Ternyata masa kecilku penuh dengan kebohongan. Kalo boleh bicara, gue mau cerita tentang paradigma masa kecilku. Bolehkan? Nah ceritanya gini. Gue di waktu kecil sukanya nonton film kartun. Film maklampir, angkling darmo, dan film yang mengubah pola pandang gue, filem tersebut berpengaruh banget lho. Akibat dari filem tersebut  gua menganggap ilmu itru hanya seperti ilmunya maklampir atau ilmunya  saras 008, bukankah itu lucu? Gua mengejar-ngejar ilmu yang kayak begitu tu,,,,waktu kecil.
Karna paradigma mengenai ilmu gue yang salah akibatnya gue males belajar matematika, fisika, ipa, kalo ips masih mending karna terdapat sejarah para founding father. Ips gua sedikit tertarik, meski memaknai ilmu gua salah tapi nasionalisme gua sudah muncul sejak dalam kandungan. Jadi setelah lahir langsung suka pelajaran IPS, hahaha. Walaupun suka nilaiku tetep  saja gak bisa sepuluh brooooo karna gua gak sombong. Kalo aku tau jawabanya pada waktu menggarap soal sering aku jawab “gua gak sombong bu, kalau mau nanya langsung bicara saja. Nanti saya jawab, tapi kalau pakai soal beginian gua ogah, okeyyyy..”.  itu jawaban gua di lembar jawaban.
                Masih bicara tentang ilmu, apa sih ilmu itu? Kalo seingat saya dulu aku pernah ingin punya ilmu rekah gunung nya Sudawirat, salah satu tokoh film terdahulu.  Gua juga ingin bisa terbang seperti film ultraman, dan kawan-kawann. Bicara tentang ilmu itu gak ada habisnya, bukankah kita di tuntut untuk mencari ilmu dari lahir sampai ke liang lahat? Nah gak ada salahnya jika gua ngejar ilmu pengen bisa terbang, gak salahkan?. Ok. Setelah gua besar dan sadar, gua lebih memakai rasio gua bahkan ada yang mengatakan rasio gua terlalu tinggi atau sering saya mengedepankan rasio ketimbang hati. Nah ini juga tidak betul seratus persen,  sebenarnya naluri dan hati gua tu kuat banget broooo, buktina gua berada di kota Semarang sekarang. Kalo di piker dengan rasio kan gak bakalan aku bisa kuliyah dengan biaya orang tua, tapi nyatanya bisa, ituuu kawan. Kembali ke ilmu, inget juga dengan doraemon dengan kota ajaibnya, pengen banget punya.
                Jika gua punya kotak ajaib kan lumayan, bisa memperbaiki negeri ini. Akan aku hapus fikiran mengenai korupsi dari otak generasi muda Indonesia agar ke depan tak ada lagi yang namanya korupsi. Gua akan membangun alun-alun dan taman bermain di setiap desa. Agar anak-anak bisa bermain ria di taman. Kagak usah pergi ke wisata yang menghambur-hamburkan uang.. ide cerdas gak tu? Setiap desa punya alun-alun dan taman. Aku juga pengen setiap desa punya pendidikan mulai dari pendidikan kanak-kanak sampai perguruan tinggi.. nah kamu piker pasti gak rasional,  tapi aku punya alas an tersendiri. Miukirmu pasti, mau ambil murid dari mana? Aku membayangkan akalo di desa ada satu professor satu yang sungguhan di pasrahi untuk mengembangkan desa itu sudah cukup untuk mendidik generasi muda. Konsepnya satu gedung mulai dari tk sampai perguruan tinggi. Nanti yang kecil bisa bertanya ke yang sudah di atsnya. Aku ingin membangun pendidikan seperti pesantren tapi di formalkan agar bisa menyerap anggaran Negara dengan benar. Biar anggaran Negara tidak di korupsi oleh si pejabat. Setelah itu, murid yang lulus dari perguruan tinggi tersebnu akan di suruh untuk mengembangkan dan memajukan desanya sendiri. Maka selesailah program pendidikan di Indonesia, semua desa punya tokoh dan kiayi sendiri-sendiri, pendistribusian ekonomi jelas merata, sekolah geratis sampai perguruan tinggi. Kurikulumnya menyesuaikan keinginan peserta didik. Profesornya hatrus bisa mendidik dengan baik.
Sarana di kembangkan dengan tehnologiu tinggi, memakai biaya desa yang sudah banya di geklontorkan oleh pemerintah. Nah itulah dulu, aku gak mau menghayal terlalu tinggi. Nanti saja, semoga tuhan mengabulkan itikat baik gua, ok bro. amiiin gitu lho.

Kecengenganku di semester awal



Kecengenganku di semester awal


Matahari menenggelamkamkan kehidupan hari ini, lelah letih lesu mengisi kenangan di setiap langkahku. Aku menghabiskan waktu untuk nafsu,  juga tidak tahu kenapa aku selalu bersama nafsu yang menggebu.
Ada dua Kekuatan yang terlahir dari cinta dan sakit hati.
            Di manakah kekuatan ku?, Aku mau kau  segera menunjukkan ke agunganmu tuhan, dengan memberi ku kekuatan jasmani dan rohani untuk mengejar ilmu, agar lebih dekat denganmu.
Aku tau aku tak sepandai teman teman ku
Aku tau tak se kuat teman temanku
Aku tau tak serajin teman teman ku
Aku tau tak se punya teman temanku
Aku tau tak se sempat teman temnku
Aku tau tak se lincah teman teman ku
Aku tau tak se ceria teman temanku
Ak tau ta se bahagia teman temanku
Aku tau tak se baik teman temanku
Aku tau tak sehebat teman temanku tuhan
Aku tau  tuhan, bahwa hambamu yang satu ini adalah hamba yang sangat lemah
Hamba yang sangat malas, hamba yang sangat bodoh dan keterlaluan.
Tapi dengan segala kejelekanku itu tuhan, aku tau engkau pasti menyimpan seuatu yang istimewa.
Maka tunjukkanlah.
Beri aku kekuatan agar selalu semangat dalam mengejar apa yang ingin aku kejar, Aku tau engkau maha mengabulkan.
Ijinkan aku untuk berubah
Ijinkan aku untuk berhasil tuhan
Ijinkan aku untuk sukseeeeees tuuuuuuhaaaaan
Ijinkan aku membahagiakan orang orang yang aku sayangi tuhan
Ijinkan aku memberi kebaikan

Membawa kemaslahaan bagi sesama umat ya tuhan.

 22 11 2013

22 oktober 2013




”Kuliyah adalah pembodohan, membuang waktu untuk bercanda ria yang tak ada gunanya”. Aku berada pada suasana yang tak ku suka, namun harus ku jalani demi mengisi absensi, bukankah itu menyebalkan?.

Aku berjala menuju kelas, tapi kenyataanya bukan belajar. Bagiku kelas adalah tempat untuk sekedar mengisi absensi belaka, tak jarang di kelas aku hanya tidur atau paling tidak mencoret coet kertas kosong. Dulu aku dan cita citaku sangat menggelorakan semangat belajar, namun entah kenapa setelah tiba di kelas, se akan akan di penjara oleh waktu untuk senang-senang bersama setan.
 Aku bertannya pada diriku seediri. “lebih dekat mana aku dengan tuhan ataukah setan?”, “ untuk saat ini mungkin lebih condong  dekat pada setan”. Waktuku telah di kuasai rasa malas, semangat ku telah di lumpuhkan oleh angan-angan, mataku telah di butakan oleh pena, dan aku tuli karna nyanyian tak bernada oleh teman kuliyah yang mempresentasikan makalahnya.


FORMULIR PENDAFTARAN MENYAPA NEGRIKU

FORMULIR PESERTA
NAMA LENGKAP
MUHAMMAD SHOFWAN ZAIM
ALAMAT LENGKAP
RT 4 RW 2 PANOHAN GUNEM REMBANG
PROFESI
MAHASISWA AKIDAH dan FILSAFAT UIN WALISONGO SEMARANG
TEMPAT TANGGAL LAHIR
REMBAG 10 OKTOBER 1993
UMUR
22 TAHUN
PENGALAMAN ORAGANISASI
-OSIS MA NU LASEM
-IPNU PAC GUNEM
-KOORDINATOR ANGKATAN 2013 KELOMPOK STUDY MAHASIWA WALISONGO
-ANGGOTA LEMBAGA PERS IDEA
-KETUA DEPARTEMEN KAJIAN DAN WACANA PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA RAYON USHULUDDIN  KOMISARIAT WALISONGO
-PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN AKIDAH dan FILSAFAT
-KOMISI C BIDANG ADVOKASI SENAT MAHASISWA FAKULTAS USHULUDDIN
-PENGKADERAN KELUARGA MAHASISWA REMBANG di SEMARANG
RIWAYAT PENDIDIKAN
-TK PERTIWI DEMAAN GUNEM REMBANG
-SDN DEMAAN GUNEM REMBANG
-MTs AR ROHMAN 2 KEMADU SULANG REMBANG
-MA NU LASEM REMBANG
-MAHASISWA AKIDAH dan FILSAFAT UIN WALISONGO SEMARANG
-PONDOK PESANTREN ALHAMDULILLAH KEMADU SULANG REMBANG
-PONDOK PESANTREN AL FAKHRIYAH LASEM REMBANG
NOMOR HP
085740715120
EMAIL
ALAMAT SOSIAL MEDIA
facebook: Muhammad Shofwan Zaim
twitter     : @zaulma
HOBI
MENGGAMBAR
MENULIS
DISKUSI
STATUS PERNIKAHAN
-
DAERAH PILIHAN
-Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau
-Kabupaten Jayawijaya, Papua
-Kabupaten Sorong, Papua Barat

PENDAPAT DAN IMPIANMU TENTANG PENDIDIKAN INDONESIA :
,Pendapat saya mengenai pendidikan di Indonesia saat ini belum merata, masih banyak daerah terluar dan pedalaman Indonesia belum mendapatkan akses pendidikan dengan baik. Akibatnya, tingkat pengalaman dan ilmu pengetahuan anak-anak di masing-masing daerah berbeda.
Misalnya saja, pendidikan di daerah Semarang tempatku tinggal saat ini yang tergolong kota metropolitan, sangat berbeda dengan pendidikan yang ada di kampung halamanku di Rembang.  Di Semarang, kita akan sangat mudah dalam urusan mencari ilmu, mulai dari TK sampai Perguruan Tinggi ada semua.
Fasilitas pendidikan juga begitu, sebagai pendukung  kegiatan belajar mengajar sangat berbeda antara di desa  sama  kota. Kita ambil contoh yang sederhana, misalnya saja buku. Di kota banyak toko buku besar yang menampung banyak ilmu pengetahuan, sedang di desa tidak ada sama sekali toko buku.
Kegiatan belajar di desa hanya mengandalkan buku dari sekolahan, meskipun sekarang internet sudah masuk ke pelosok desa, namun saya rasa kegunaan internet masih sebatas dalam hal kebutuhan media sosial saja belum mampu di gunakan untuk mendukung proses pembelajaran.
    Sebenarnya jikalau kita mau meneliti, sangat banyak perbedaanya. Contoh di atas hanya mengenai fasilitas saja, belum ke tenaga pendidik dan lainya. kenapa saya mengambil contoh di Semarang dan Rembang? karna yang paling saya bisa memahami terkait kondisi pendidikan saat ini adalah di kota saya sendiri.
    Setelah saya melihat perbedaan yang mencolok antara Kota dan Desa maka saya bisa lebih membayangkan betapa timpangnya pendidikan antara di Kota sama daerah tertinggal yang sudah di pilih oleh Ditjen Dikti dalam program #MENYAPA NEGRIKU.
    Maka dari itu, saya sangat mendukung program Ditjen Dikti  dalam hal usaha untuk memperbaiki pendidikan Indonesia. Harapanku, pendidikan di indonesia bisa merata. semua anak di negri ini mendapatkan akses pendidikan dengan baik.
    Setelah semua anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan dengan baik, harapanku sebagai anak yang merindukan kejayaan negri ini, yaitu  bisa meningkatkant status negara Indonesia yang masih di sebut sebagai Negara berkembang menjadi maju.
JIKA KAMU TERPILIH INPIRASI APA YANG AKAN KAMU BAGIKAN : Jika saya terpilih, maka saya akan membagikan inspirasi sesuai bidang saya. Karena saya mahasiswa Akidah dan Filsafat maka inspirasi yang bisa saya berikan adalah tentang betapa pentingnya pendidikan yang sudah di ajarkan oleh Nabi dan Rasul juga para Filusuf yang saya kagumi.
    Ada beberapa ayat Al Qur’an dan hadits nabi yang bisa saya sampaikan mengenai kewajibkan seseorang untuk menuntut ilmu dari lahir sampai ke liang lahat. Saya juga bisa menyampaikan betapa gigihnya para filusuf  dalam hal mencari ilmu sampai bisa mengubah dunia.
    Saya juga akan menyampaikan perjalanan hidupku sendiri sebagai anak desa yang menuntut ilmu di kota, juga beberapa kisah inspiratif yang di tulis dalam trilogi novel Andre Hirata.

CERITAKAN SINGKAT TENTANG PENGALAMAN ANDA MENGUNJUNGI BERBAGAI DAERAH DI INDONESIA : sebenarnya saya belum banyak mengunjungi daerah di Indonesia. Hanya ketika organisasi saya mengadakan advokasi, dan beberapa kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat , Alhamdulillah saya bisa ikut dan  mengambil  pelajaran yang berharga.
 saya juga pernah menyapa anak-anak SD, tanya-tanya tentang pelajaran, memberi semangat  juga bercanda ria saat ngetrip bersama teman-teman.  Contohnya,  ketika saya muncak ke gunung merbabu. Saya menyempatkan bercanda dengan anak-anak di desa Swanting yang sedang mengadakan kemah di pos dua pendakian.
Saat di puncak Sikunir  kabupaten Wonosobo juga, aku mengobrol dengan para petani kentang. Saya menanyakan kepada para petani kentang mulai dari kondis pertanian, pendidikan, sosial, budaya hinggai perekonomian di sekitar Dieng.
                Hanya sedikit itu yang bisa saya sampaikan, besar harapan saya bisa ikut program MENYAPA NEGRIKU, supaya bisa ikut berperan membangun pendidikan di negri tercinta ini dan besar harapan saya bisa mengambil pelajaran dari beberapa daerah terdalam yang sudah di pilih Ditjen Dikti.

LAMPIRKAN FOTO ANDA :